NUBUAT TENTANG KOTA

II. Nubuat Tentang Kota

A. Tirus

Tirus adalah sebuah kota pantai sejak dari zaman purba, yang tertata luar biasa rapi. Di samping itu juga ada sebuah pulau berkubu kira-kira 3/4 mil jauhnya dari pantai kota Tirus.

Dalam Yehezkiel pasal 26 dinubuatkan tetang kehancuran kota Tirus. Setidaknya ada 6 hal sehubungan dengan itu:
(1) Banyak bangsa yang akan melawan Tirus (ayat 3);
(2) Tirus akan diratakan dengan tanah dan akan menjadi gunung batu (ayat 4, 8-12);
(3) Akan menjadi tempat para nelayan membersihkan pukat (ayat 5a);
(4) Akan dijarah oleh bangsa-bangsa (ayat 5b, 12a);
(5) Penduduknya akan ditewaskan dengan pedang (ayat 6);
(6) Bangsa Babilonia yang akan menghancurkan kota Tirus (ayat 7,8);
(7) Tembok-tembok kotanya akan dirobohkan (ayat 12);
(8) Batu, kayu dan tanahnya akan dibuangkan ke dalam air (ayat 13);
(9) Tirus tidak akan pernah dibangun kembali (ayat 14).

Nubuat ini tergenapi beberapa tahun kemudian. Pada tahun 586 SM, raja Nebukadnezar dari Babilonia menyerang dan memerangi kota Tirus. Nebukadnezar menghancurkan kota utama Tirus, kecuali pulau berkubu yang terletak 3/4 mil dari pantai. Setelah perang selama 13 tahun, akhirnya pada tahun 573 SM Nebukadnezar berhasil menaklukkan kota Tirus. [13] Alasannya, pulau itu terjaga dengan kokoh, sebab banyak penduduk kota Tirus yang telah pindah ke pulau ini sebelum serangan Babilonia. Pulau berkubu ini tetap kokoh dan tidak berubah selama kira-kira 241 tahun. [14] Tetapi kemudian datang serangan berikutnya dari Alexander Agung, raja Kerajaan Makedonia (Yunani) yang menggenapi sepenuhnya nubuat yang diucapkan oleh nabi Yehezkiel itu. Pada tahun 332 SM, Alexander Agung menyerang kota berkubu ini dengan membangun sebuah jalan penyeberangan dari kota Tirus ke pulau ini, menggunakan batu-batu dan sisa-sisa reruntuhan kota Tirus. [15]

B. Niniwe

Niniwe adalah sebuah kota metropolis dunia purba yang didirikan oleh Nimrod (Kejadian 10:11,12). Niniwe terletak di pinggir sungai Tigris dan menjadi ibukota kerajaan Asyur. Bukti arkeologis menunjukkan bahwa Niniwe memiliki tembok yang panjangnya kira-kira 60 mil mengelilingi kota itu dan populasi penduduknya yang mencapai 600.000 jiwa. Dalam kota ini terdapat bangunan-bangunan kerajaan yang indah dan besar dan perpustakaan terbesar dunia kuno. [16]

Nubuat tentang kehancuran kota Niniwe dikumandangkan oleh nabi Nahum dan Zefanya. Niniwe akan rusak (Nahum 3:7), dan akan menjadi tempat sunyi sepi, kering seperti padang gurun (Zefanya 2:13). Kegenapan nubuat ini terjadi pada tahun 612 SM, ketika Babilonia menghancurkan Niniwe.

C. Yerusalem

Kota Yerusalem, disamping menarik, menyimpan segudang sejarah yang menakjubkan dalam Alkitab dan juga dalam catatan sejarah dunia. Sejarah pendudukan Yerusalem dimulai pada tahun 2.500 SM. [17] Penduduk awal kota ini adalah orang Salem, dengan rajanya Melkisedek (Kejadian 14:18), yang berasosiasi baik dengan Abraham (Kejadian 14:17-21). Kemudian diambil alih oleh salah satu suku Kanaan, Yebus (Yosua 9:1; 10:1). Selanjutnya ditaklukkan oleh Daud dan menjadikan kota ini sebagai ibukota kerajaannya (2 Samuel 5:6-10) dan juga raja-raja Yehuda, setelah kerajaan Israel Bersatu terpecah dua. Disamping itu juga Yerusalem menjadi pusat keagamaan bagi bangsa Israel sejak dari zaman Salomo (1 Raja 8:1; 2 Tawarikh 5:2), terus sampai pada zaman kehancuran kota ini oleh serangan Babilonia (2 Tawarikh 36:7-21). Kemudian setelah lewat 70 tahun masa pembuangan bangsa Yehuda, Yerusalem kembali dijadikan sebagai pusat keagamaan oleh penganut Yudaisme sampai zaman Kristus. Yerusalem bagi orang Yahudi adalah kota suci.

Nubuat yang paling mengagumkan tentang Yerusalem oleh Yesaya dan Mikha adalah gereja Tuhan akan berdiri di sana (Yesaya 2:2-3; Mikha 4:1-2). Kegenapannya dapat kita baca dalam Kisah Para Rasul 2.

D. Betlehem

Kota Betlehem pertama kali disebut menyusul kematian Rahel setelah melahirkan Benyamin (Kejadian 35:19). Betlehem artinya “rumah roti.” Betlehem adalah kampung halaman Daud dan juga dia diurapi sebagai raja Israel oleh Samuel di sini (1 Samuel 16:1-13,18; 17:12). Betlehem adalah padang penggembala tradisional (bdg. 1 Samuel 17:15; Lukas 2). Dengan membaca cerita dalam 2 Samuel 23:14-17, kita akan melihat bagaimana Daud sangat mencintai Betlehem, kampung halamannya itu.[18]

Nabi Mikha menubuatkan bahwa Betlehem akan menjadi tempat lahirnya Sang Juruselamat dunia, Yesus Kristus (Mikha 5:1). Dan itu tergenapi dengan lahirnya Yesus di Betlehem yang tercatat dalam Matius 2:1-6).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s